Nilai IDM Komposit
Skala 0 – 1,00
+0,06 dari 2023Indeks Ketahanan Sosial
Indeks Ketahanan Ekonomi
Indeks Ketahanan Ekologi
Rincian Indeks per Dimensi
Detail skor dan indikator penyusun IDM Desa Bandung
📊 Komposisi Nilai IDM Desa Bandung 2025
Status: DESA MAJU
Berdasarkan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 2 Tahun 2016, Desa Bandung diklasifikasikan sebagai Desa Maju (nilai IDM 0,72 – 0,91). Status ini menunjukkan bahwa desa telah memiliki kemampuan signifikan dalam mengelola sumber daya dan melaksanakan pembangunan secara berkelanjutan. Target selanjutnya adalah mencapai status Desa Mandiri (nilai ≥ 0,92).
Klasifikasi Status Desa (IDM)
Sangat Tertinggal
Nilai ≤ 0,49
Tertinggal
Nilai 0,50 – 0,59
Berkembang
Nilai 0,60 – 0,71
Maju ⬅ Desa Bandung
Nilai 0,72 – 0,91
Mandiri (Target)
Nilai ≥ 0,92
Perbandingan dengan Rata-rata
Peringkat: #1 di Kecamatan Ngrampal | #12 dari 196 desa di Kabupaten Sragen | Top 15% Nasional
Visualisasi 3 Dimensi IDM
IKS
Indeks Ketahanan Sosial
Pendidikan: 0,88
Kesehatan: 0,85
Modal Sosial: 0,80
Permukiman: 0,75
IKE
Indeks Ketahanan Ekonomi
Keragaman Produksi: 0,75
Akses Pasar: 0,68
Sumber Daya Alam: 0,72
Kelembagaan: 0,70
IKL
Indeks Ketahanan Ekologi
Kualitas Lingkungan: 0,82
Kebencanaan: 0,78
Lingkungan Hidup: 0,80
Indeks Ketahanan Sosial (IKS) — Nilai: 0,82
IKS mengukur kemampuan desa dalam memenuhi kebutuhan dasar sosial masyarakat. Terdiri dari 4 dimensi: Pendidikan, Kesehatan, Modal Sosial, dan Permukiman.
📚 Dimensi Pendidikan (0,88)
- Akses SD/MI: Tersedia 5 sekolah dasar dalam radius 3 km (Skor: 1,00)
- Akses SMP/MTs: Tersedia 1 SMP Negeri di desa (Skor: 0,95)
- PAUD & TK: 5 lembaga PAUD/TK aktif (Skor: 0,90)
- Taman Bacaan: 1 Taman Baca Desa aktif (Skor: 0,85)
- Angka Melek Huruf: 96,8% penduduk usia 15+ (Skor: 0,90)
- Rata-rata Lama Sekolah: 8,5 tahun (Skor: 0,70)
🏥 Dimensi Kesehatan (0,85)
- Fasilitas Kesehatan: 1 Puskesmas Pembantu, 7 Posyandu aktif (Skor: 0,90)
- Tenaga Kesehatan: 1 bidan desa, 7 kader posyandu (Skor: 0,85)
- Kepesertaan BPJS: 98,5% warga tercover (Skor: 0,95)
- Sanitasi Layak: 85% rumah memiliki jamban sehat (Skor: 0,80)
- Air Bersih: 90% warga akses air bersih (Skor: 0,85)
🤝 Dimensi Modal Sosial (0,80)
- Gotong Royong: Kegiatan rutin bulanan di 7 dusun (Skor: 0,85)
- Organisasi Sosial: 12 kelompok aktif (PKK, Karang Taruna, dll) (Skor: 0,80)
- Toleransi: Kerukunan antar umat beragama terjaga baik (Skor: 0,85)
- Partisipasi: 75% warga hadir dalam Musrenbangdes (Skor: 0,70)
🏘️ Dimensi Permukiman (0,75)
- Listrik: 100% rumah teraliri listrik PLN (Skor: 1,00)
- Rumah Layak Huni: 82% rumah permanen (Skor: 0,75)
- Akses Jalan: 90% jalan desa beraspal (Skor: 0,80)
- Telekomunikasi: Sinyal seluler tersedia di seluruh dusun (Skor: 0,85)
Analisis: IKS 0,82 menunjukkan ketahanan sosial yang kuat. Pendidikan dan kesehatan menjadi pilar terkuat, didukung akses fasilitas yang memadai. Dimensi permukiman masih menjadi area pengembangan prioritas dengan program bedah rumah dan peningkatan sanitasi yang sedang berjalan.
Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) — Nilai: 0,71
IKE mengukur kapasitas ekonomi desa dalam memenuhi kebutuhan warga dan mengembangkan potensi lokal. Terdiri dari 4 dimensi: Keragaman Produksi, Akses Pasar, Sumber Daya Alam, dan Kelembagaan Ekonomi.
🏭 Dimensi Keragaman Produksi (0,75)
- Sektor Pertanian: Padi organik, palawija, hortikultura (42% ekonomi)
- Sektor Industri: Kripik tempe, kerajinan batik, pengolahan susu
- Sektor Jasa: BUMDes, simpan pinjam, jasa transportasi
- Komoditas Unggulan: 6 produk unggulan desa teridentifikasi
🛒 Dimensi Akses Pasar (0,68)
- Pasar Fisik: 1 pasar desa aktif setiap hari (Skor: 0,80)
- Akses Logistik: Jalan provinsi melintasi desa (Skor: 0,75)
- E-commerce: 3 UMKM sudah onboard platform digital (Skor: 0,55)
- Pasar Ekspor: Kripik tembe ke Malaysia & Singapura (Skor: 0,60)
🌾 Dimensi Sumber Daya Alam (0,72)
- Lahan Produktif: 312 Ha sawah irigasi teknis (Skor: 0,85)
- Sumber Air: 2 sungai, embung desa, irigasi teknis (Skor: 0,80)
- Energi Alternatif: Biogas dari limbah ternak (Skor: 0,50)
🏛️ Dimensi Kelembagaan Ekonomi (0,70)
- BUMDes: “Bandung Makmur” — 85 tenaga kerja (Skor: 0,75)
- Koperasi: 2 koperasi aktif (Skor: 0,70)
- Kelompok Tani: 5 kelompok tani berbadan hukum (Skor: 0,75)
- Akses Kredit: Tersedia KUR dan PNM Mekaar (Skor: 0,60)
Analisis: IKE 0,71 adalah dimensi terendah dan menjadi fokus utama pengembangan. Akses pasar digital dan perluasan e-commerce perlu ditingkatkan. Target: membangun platform marketplace desa dan meningkatkan onboarding UMKM ke digital.
Indeks Ketahanan Ekologi (IKL) — Nilai: 0,80
IKL mengukur kemampuan desa dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup. Terdiri dari 3 dimensi: Kualitas Lingkungan, Kebencanaan, dan Lingkungan Hidup.
🌿 Kualitas Lingkungan (0,82)
- Kualitas udara baik
- Sungai tidak tercemar
- Pengelolaan sampah 3R
- Bank sampah digital
⚠️ Kebencanaan (0,78)
- Mitigasi banjir tersedia
- Jalur evakuasi dipetakan
- Relawan tangguh bencana
🌍 Lingkungan Hidup (0,80)
- Penghijauan rutin
- Konservasi sumber air
- Pertanian organik
Analisis: IKL 0,80 menunjukkan ketahanan ekologi yang baik. Program bank sampah digital dan pertanian organik menjadi keunggulan. Perlu pengembangan energi alternatif dan sistem peringatan dini bencana berbasis digital.
Tren Historis & Target Pencapaian
Status: Tertinggal (0,55)
IKS: 0,62 | IKE: 0,45 | IKL: 0,58
Status: Berkembang (0,65)
IKS: 0,72 | IKE: 0,56 | IKL: 0,68
Status: Maju (0,72)
IKS: 0,78 | IKE: 0,65 | IKL: 0,74
Status: Maju (0,78)
IKS: 0,82 | IKE: 0,71 | IKL: 0,80
Status: Mandiri (0,92)
IKS: 0,95 | IKE: 0,88 | IKL: 0,93
🎯 Strategi Menuju Desa Mandiri 2028
Ekonomi Digital
Membangun marketplace desa, onboarding 50 UMKM ke e-commerce, dan ekspansi pasar ekspor untuk kripik tempe.
Infrastruktur Hijau
Pengembangan biogas komunal, panel surya untuk fasilitas umum, dan program 100% sanitasi layak.
SDM Unggul
Beasiswa desa untuk 25 mahasiswa, pusat pelatihan vokasi, dan peningkatan rata-rata lama sekolah ke 10 tahun.
📊 Unduh Data IDM Lengkap
Dapatkan dokumen lengkap hasil penilaian IDM Desa Bandung 2025 beserta rekomendasi pengembangan dari Kemendes PDTT.